Definisi Penantian Dalam Bertemu Jodohmu


Saat sudah menanjak usia dewasa, hampir setiap manusia aktif mencari seseorang yang memang digariskan untuk dirinya. Tetapi, proses pencarian itu tidak selalu berjalan dengan lancar dan tanpa beban. Banyak dari kita yang harus menunggu lama sebelum bertemu dia yang menjadi takdir kamu. Selama proses pencarian itu, tidak jarang kita menyerah, bersikap sinis dan memilih memikirkan “hal-hal lain yang lebih penting dalam hidup”.

Tetapi sebenarnya, tidak ada alasan untuk percaya bahwa penantianmu sia-sia. Cinta, pada akhirnya, merupakan perjalanan; dan perjalananmu mungkin saja melibatkan lebih banyak belokan dan putaran daripada orang lain. Yang harus kamu lakukan yaitu terus percaya bahwa pada saatnya, kamu akan dibawa ke titik akhir.

Disaat sudah lelah atau bosan menunggu, putarlah di kepalamu hal-hal ini. Karena dalam hal cinta, tidak ada yang pantas dibilang percuma.

Menunggu Seseorang Memang Melelahkan. Tetapi Disaat Kalian Telah Dipertemukan, Penantian Lamamu  Akan Terasa Masuk Akal.


Menunggu datangnya seseorang memang kadang terasa melelahkan. Ambisi akan terantuk pada tidak tentunya masa depan. Tetapi ketika sudah bertemu dengan dia yang tergariskan, kamu akan mengerti bahwa perjalanan panjang yang kamu alami merupakan hukum alam. Seperti apa-apa yang terjadi selama ini dalam hidupmu merupakan pahatan jalan yang pada akhirnya berujung kepadanya. Semua terasa benar. Bahkan luka pahit dari kegagalan hubungan kamu dulu bisa terasa manis dengan kesuksesan dirimu menemukan titik akhirmu.

Walaupun alam semesta tampaknya sudah mengatur langkah kalian untuk bertemu, bukan berarti kamu terlepas dari tanggungjawab untuk menjaga jalanmu sendiri. Dibutuhkan usaha untuk terus bisa menyelaraskan langkah bersama.

Mungkin Kini Kamu Tidak Tahu Siapa Dia. Tetapi di Masa Depan, Hanya Dirimu yang Akan Memahami Keindahannya.


Seberapa jauh pun dia denganmu saat ini, menemukannya akan menjadi hal paling berharga dalam hidupmu. Pertemuan tersebut membuka matamu akan keindahan ciptaan Tuhan yang terwujud dalam dirinya. Kamu mungkin akan kebingungan bagaimana orang lain justru tidak menyadari keindahan yang tampaknya akan kembali membutakan matamu tersebut. Tapi pada saat yang sama, kamu justru bersyukur karena tidak harus membagi keindahan tersebut dengan orang lain.

Bagimu, dia merupakan ciptaan terindah di dunia ini. Karenanya mendapatkan kesempatan untuk mengagumi dan mencintainya, menjadikan dirimu merasa sebagai orang paling beruntung. Keberuntungan tersebut hanya akan terasa seperti surga di muka bumi jika dia juga ternyata mengadakan penelitian yang sama denganmu. Dengan begitu keindahan kisah cintamu merupakan rahasia dunia yang hanya bisa dinikmati oleh kalian berdua.

Sekolah dan Pekerjaan Mungkin Menjadi Pusatmu Saat Ini. Tetapi Nanti, Akan Ada Saatnya Kamu Lupa Hampir Segalanya Karena Begitu Bahagia Dengan Dia


Kamu masih muda. Urusan cinta tidak seharusnya menjadi satu-satunya hal penting dalam hidupmu. Kamu masih memiliki keluarga, teman-teman yang menyenangkan, tanggung jawab pendidikan, atau bahkan pekerjaan. Berbagai hal ini patut mendapat fokus yang maksimal dari dirimu.

Namun nanti, akan ada saatnya dimana kamu begitu bahagia bersama dia — sehingga hal-hal lain yang tak berhubungan dengan dirinya akan terasa tidak menarik dan percuma. Ini bukan perasaan berlebihan, hanya tahapan yang wajar dalam sebuah hubungan. Kamu ingin menghabiskan sepanjang harimu bersamanya, mendengar tawanya, dihangatkan pelukannya. Tidak peduli seberapa letih dirimu saat ini, akan ada saatnya dimana kamu merasa begitu bahagia.

Kamu Mungkin Sering Membayangkan Cinta yang Romantis dan Penuh Usaha Gila. Kamu Akan Sadar, Cinta Justru Bertahan Karena Hal-Hal Sederhana.


Perasaan kompleks yang kamu bagi dengan orang yang ditakdirkan untukmu tampaknya tidak akan cukup untuk selalu dijelaskan dengan kata-kata. Mungkin kamu juga tidak akan bisa menjelaskan pada dirimu sendiri mengapa harus dia bukan orang lain. Begitu pula dia. Perasaan yang berbalas menjadi kamus dan pedoman bahasa yang paling sering kalian gunakan.

Ketika semuanya berlandaskan perasaan, kata yang tampaknya sederhana dan biasa saja di telinga orang lain akan memiliki arti berbeda bagi kalian berdua. Bahkan saat kamu mengingatkannya untuk bangun pagi, sapaan sederhananya di ujung telpon jelas-jelas berarti ‘terimakasih telah melengkapi kekuranganku’

Dia Pantas Kamu Tunggu-Tunggu. Takkan Ada yang Bisa Menggantikannya Saat Kalian Telah Bertemu.

Jangan menyerah hanya karena kamu telah menunggu dia begitu lama. Sebab ketika kalian telah bertemu, kamu sadar bahwa takkan ada yang bisa menggantikan dirinya.


Mungkin hubungan kalian akan kurang intens, dan kamu akan berupaya mencari penggantinya. Bisa saja, kamu bertemu orang yang lebih pintar, cantik, kaya, atau baik hati daripada dia. Tapi kamu tidak akan menemukan ‘dia yang sepenuhnya’ di dalam diri-diri orang tersebut — karena dia memiliki kecerdasan, kecantikan, dan keelokan hati dengan cara uniknya sendiri.

Kini Kamu Memang Terbiasa Sendiri. Setelah Bertemu Dengannya Nanti, Kamu Tidak Akan Rela Kembali ke Hidupmu yang Sekarang Ini.


Mungkin kini kamu terbiasa sendiri. Tapi saat akhirnya kamu dipertemukan dengannya, kamu tidak akan pernah rela untuk kembali ke kehidupanmu yang lama. Karena dengan dia yang tertakdirkan, hidupmu akan berubah menjadi lebih berwarna. Kalian akan tumbuh bersama: mengajarkan satu sama lain dengan pengalaman hidup yang selama ini kalian pelajari masing-masing. Kalian akan tertawa bersama: menunjukkan ke satu sama lain bahwa selalu ada cara menjadi bahagia.

Sekarang, kamu hanya perlu lebih bersabar menunggunya.

Haidar A.

Definisi Penantian Dalam Bertemu Jodohmu