Jatuh Cinta Kepada Orang Yang Salah? (Bagian 2)


Materi:

  • Kenapa Bisa Mencintai Orang Yang Salah (Bagian 1)
  • Ciri Ciri Mencintai Orang Yang Salah (Bagian 2)
  • Cara Untuk Mengatasi Jatuh Cinta Pada Orang Yang Salah (Bagian 3)

Pendahuluan:
Terkadang dalam mencintai memang tak bisa kita pikirkan secara naluri saat kita tak mampu menilai bagaimana itu sendiri. Ketika kamu merasa cinta datang dan membuatmu bahagia jelas kamu benar-benar merasa cinta datang sebagai pembenaran saat menemani hati di kesendirianmu. Maka dari itu memang tak bisa kita ungkap secara pasti apakah kamu benar mencintai orang yang benar, ataupun tidaknya. Ya memang, kamu pasti akan merasa bahwa dia akan menjadi 'teman' hidup, itu harapanmu. Dan seiring waktu berjalan, apa yang kamu pikirkan sebelumnya pasti kamu lupa kalau kamu dulu pernah berpikir seperti itu.

Ada beberapa pertanda yang bisa kamu rasakan di awal yang sebenarnya tidak terduga sebelumnya. Mungkin awalnya kamu berpikir dia akan bisa menyempurnakan dirimu, tapi semakin lama kamu menjalin hubungan semakin kamu tidak cocok dengannya. Terlepas dari bagaimana cara kamu menyadari pasti nya semua itu bermulai dari lamanya kamu menghabiskan waktu dengannya.

Dan ini tanda-tanda (ciri-ciri) kalau kamu mencintai orang yang salah

  1. Merasa tidak bahagia
  2. Tidak bisa menjadi diri sendiri
  3. Enggan memperkenalkan dia dengan kerabat dekat kamu
  4. Tidak pernah merencanakan masa depan ke depannya
  5. Selalu merasa lelah
  6. Terlalu banyak perbedaan
  7. Selalu merasa buruk
  8. Tidak bersemangat apabila bertemu dengannya
  9. Merasa seperti tidak memiliki pasangan
  10. Menilai kekurangan lebih banyak di banding kelebihannya
  11. Kamu lebih sering untuk memutuskan pendapat
  12. Terlalu sering beradu pendapat
  13. Kamu merasa dia terlalu baik, lebih tinggi dia dibanding kamu
  14. Kamu tidak yakin dengan hubungan kamu
  15. Tidak memperlihatkan dirimu ke pasanganmu yang sebenarnya
  16. Kamu terlalu pelit / malas untuk menceritakan sesuatu ketika kamu memiliki pasangan

Haidar A.

Jatuh Cinta Kepada Orang Yang Salah? (Bagian 2)